Tak ada yang mengingkari kesuksesan tempat makan yang menawarkan sudut menarik untuk berfoto. Jika berencana menghabiskan liburan akhir tahun ke Yogyakarta, dengan sewa mobil bersama pengemudi agar perjalanan lebih santai, berikut kami rekomendasi berbagai tempat nongkrong yang dapat dimasukkan ke dalam jadwal. Lokasi-lokasi tempat makan ini mudah dicari, namun tentu saja akan lebih praktis jika sewa mobil dengan pengemudi agar dapat lebih santai menikmati perjalanan.
1. Brick Cafe
Berada di Sleman, setibanya di kafe yang dibuka pada 2017 ini langsung serasa berada di Brick Lane Market, sentra pasar barang bekas di London. Sesuai namanya, kafe ini bertempat di bangunan bergaya zaman Edwardian (dari 1901 hingga 1910) yang terbuat dari bata merah dan dipadukan dengan elemen kayu. Eksteriornya saja sudah membuat orang berhenti dulu beberapa saat sebelum masuk untuk berfoto. Di sekitar bangunan ini juga dihiasi dengan lampu jalan dan bahkan booth telepon merah khas London, selain sepeda dengan keranjang berisi bunga. Kafe berlantai dua ini mengusung suasana vintage, di mana para pengunjung yang datang akan dibuat serasa memasuki rumah nenek, lengkap dengan perapian dan televisi kuno. Makanan yang ditawarkan, antara lain burger, steik, pasta, hingga tom yam. Terletak di Jalan Damai, kafe ini merupakan salah satu dari sedikit kafe di Yogyakarta yang buka 24 jam. Jika kebetulan datang di saat sedang ramai, Anda dapat kembali lagi lain waktu di jam yang lebih sepi agar puas menikmati suasana vintage-nya.
2. Bong Kopitown
Mengusung motto "The happiest prisoner on earth", kafe ini memang mengusung konsep bersantap di penjara. Tak hanya ruangannya yang disekat dengan jeruji besi, namun buku menunya pun dirancang seperti koran dengan kisah fiktif tentang tempat tersebut, selain para pramusajinya pun mengenakan kaos hitam-putih seperti narapidana yang digambarkan di komik-komik. Berada di Jalan Sagan Kidul No.4, Terban, Gondokusuman yang dekat pusat kota, kisah fiktif yang ditulis pada buku menu adalah tentang dua orang sahabat, Bong dan Kim, yang harus terpisah karena Kim mendekam di penjara. Karena kesetiaannya, Bong lantas memutuskan menemani Kim dengan menjadi seorang koki di dapur penjara. Masakan Bong yang lezat kemudian membuat tiga buronan paling dicari memutuskan menyerahkan diri. Pemerintah setempat menutup penjara tersebut dan menjadikannya restoran dengan nama Bong Kopitown. Mengambil konsep penjara Hongkong tahun 1967, Bong Kopitown Jogja menawarkan menu-menu Peranakan, seperti Rendang Nasi Lemak, laksa Singapura, nasi ayam Hainan, dan masih banyak lagi.
3. Roaster and Bear
Berada di Jalan Mangkubumi yang tak jauh dari Tugu Yogya dan menjadi bagian dari Hotel Harper Mangkubumi, kafe ini memajang banyak boneka beruang untuk mencerahkan suasana. Luas dan terdiri dua lantai, interiornya pun didominasi warna putih sehingga terkesan elegan. Kafe yang kerap dimanfaatkan para pengunjungnya untuk berfoto (dengan memanfaatkan boneka-boneka beruang yang tersedia) ini tak hanya menawarkan aneka minuman kopi dan aneka kue pendampingnya, namun juga menyajikan aneka pasta, pizaa, dan sandwich bagi yang ingin mengisi perut dengan makanan yang mengenyangkan. Karena konsep tempat dan aneka hidangan modern yang ditawarkan, tempat ini memang terkenal di kalangan anak muda.
4. Epic Coffee
Berlokasi 100 meter dari Hotel Hyatt di Jalan Palagan, kafe bergaya industrial dengan dinding kaca ini yang satu ini selalu ramai dengan pengunjung. Minimalis namun tetap nyaman karena dinaungi pepohonan sehingga mengingatkan akan sebuah rumah kaca di taman botani, Epic Coffee pun menyediakan area duduk di luar ruangan yang dikelilingi kanipi dengan tanaman rambat. Para tamu menyukai area ini di malam hari ketika udara sudah tidak terlalu panas. Kedai kopi ini tak hanya menyajikan aneka minuman kopi panas dan dining, namun juga berbagai pilihan the, smoothie, jus buah segar, dan milkshake. Agar pengunjung betah berlama-lama, menu makanannya pun lengkap. Tak hanya kue-kue pendamping minum kopi, tapi juga tersedia berbagai menu pembuka, utama, dan penutup.
5. Taphouse Beer Garden & Beer House
Tak banyak tempat di Yogyakarta untuk menikmati minuman beralkohol, sehingga konsep beer garden (ruangan terbuka untuk menikmati bir dingin) ini memang menarik untuk dicoba. Terlebih beer garden ini berkonsep bangunan yang terbengkalai. Buka hanya malam hari mulai pukul 18:30, bukannya menakutkan, lampu-lampu temaram di bangunan yang catnya yang mengelupas dan tertutup lumut ini justru memancarkan suasana cozy. Sebelum akhirnya menjadi beer garden, tempat ini memang merupakan tiga rumah tua yang hampir 10 tahun tidak ditempati. Berada di Jalan Jlagran 18, Pringgokusuman, pengunjung dapat menikmati aneka bir hitam dan putih. Sedangkan bagi yang tidak minum bir, tersedia juga jus buah segar, mocktail, dan cocktail yang dapat dinikmati sambil mendengarkan penampilan music hidup atau permaian disc jockey. Serunya lagi, di sini juga tersedia permainan papan, seperti catur, halma, uno untuk dimainkan selagi berkumpul bersama teman.
Cara terbaik menjelajahi beragam tempat unik di Yogyakarta adalah dengan memanfaatkan layanan sewa mobil dari operator terpercaya, seperti TRAC yang hadir di 28 kota di Indonesia, termasuk Yogyakarta. TRAC menawarkan banyak keunggulan berupa opsi mobil yang beragam, biaya sewa yang sudah termasuk bensin, asuransi, biaya tol, biaya parkir, dan supir, opsi sewa 4 dan 12 jam.
Untuk kemudahan melakukan reservasi, unduh dan instal aplikasi TRACtoGo di Google Play Store dan Apple App Store. Dapatkan juga berbagai promo dan penawaran terbaik hanya di aplikasi keren ini. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi Customer Assistance Center TRAC melalui nomor telepon 1500009 atau mengirimkan email ke rco.nasional@trac.astra.co.id.


