- Musim hujan meningkatkan risiko kecelakaan karena jalan licin, aquaplaning, hingga jarak pandang yang terbatas.
- Perlu ekstra hati-hati dengan memastikan kondisi mobil prima, mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta tidak nekat menerobos genangan air.
Musim hujan selalu menjadi tantangan tersendiri buat pengendara. Jalanan yang basah, genangan air, hingga jarak pandang yang terbatas membuat risiko kecelakaan lebih tinggi dibanding saat cuaca cerah.
Karena itu, penting bagi setiap pengemudi memahami cara aman berkendara saat hujan agar perjalanan tetap lancar dan selamat sampai tujuan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas apa saja tantangan berkendara di musim hujan untuk meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan saat berkendara.
Tantangan Berkendara saat Hujan
Sebelum membahas tipsnya, mari pahami dulu tantangan utama yang sering kita hadapi saat berkendara ketika hujan turun. Diantaranya:
- Jalan licin. Air hujan membuat permukaan jalan lebih licin, apalagi jika bercampur dengan tumpahan oli atau pasir
- Aquaplaning. Kondisi saat ban kehilangan traksi ke permukaan jalan akibat genangan air. Menyebabkan kendaraan melayang dan sulit dikendalikan.
- Visibilitas menurun. Hujan deras dapat mengurangi jarak pandang, apalagi jika disertai dengan angin yang kencang.
- Rem kurang responsif. Pada kondisi basah, kinerja sistem pengereman bisa menurun sehingga butuh jarak lebih panjang untuk bisa berhenti sempurna.
- Gangguan konsentrasi. Suara hujan deras dan kondisi jalan yang tidak bisa diprediksi bisa membuat pengemudi lebih cepat lelah dan kehilangan fokus.
Dengan memahami segala tantangan yang ada, kita jadi lebih siap dan hati-hati berkendara di tengah guyuran hujan, untuk meminimalisir resiko bahaya yang mungkin terjadi.
5 Tips Aman Berkendara saat Hujan
1. Periksa Kondisi Mobil Sebelum Jalan
Sebelum berkendara di musim hujan, pastikan mobil dalam kondisi prima. Periksa ban agar tidak gundul, cek tekanan anginnya, pastikan wiper berfungsi baik, serta pastikan lampu depan dan belakang menyala normal.
Kondisi Ban yang baik akan mengurangi risiko selip. Sementara lampu membantu meningkatkan visibilitas buat diri sendiri dan pengendara lain untuk sama-sama menjaga jarak aman.
2. Kurangi Kecepatan
Memacu mobil pada kecepatan tinggi saat jalan basah sangat berbahaya. Dengan mengurangi kecepatan, Anda punya lebih banyak waktu untuk bereaksi terhadap kondisi tak terduga.
Selain itu, jarak pengereman juga akan lebih terkendali. Ingat, semakin cepat mobil melaju, semakin tinggi risiko aquaplaning.
3. Jaga Jarak Aman
Selalu beri jarak lebih jauh dari kendaraan di depan, paling tidak dua kali lipat dibanding saat jalan kering. Jadi, kalau dalam kondisi normal jarak aman yang direkomendasikan adalah “3 detik” maka saat hujan jaga jarak minimal “6 detik”.
Hal ini penting karena pengereman di jalan basah membutuhkan waktu dan jarak yang lebih panjang. Jarak aman juga memberi ruang gerak saat kendaraan di depan tiba-tiba berhenti mendadak.
4. Gunakan Lampu Kendaraan dengan Tepat
Hujan deras bisa membuat pandangan pengemudi menurun drastis. Untuk itu, nyalakan lampu utama untuk membantu penglihatan, sekaligus memberi tanda ke pengendara lain.
Namun, hindari menggunakan lampu hazard saat mobil masih melaju. Karena menyalakan hazard saat hujan tidak ada gunanya, malah justru bisa membuat pengendara lain bingung.
5. Hindari Genangan Air dalam
Jangan nekat menerobos genangan air yang dalam, karena bisa merusak mesin atau membuat mobil mogok.
Jika memang harus melewati genangan, lakukan dengan kecepatan rendah dan stabil. Tapi sebaiknya cari jalan alternatif yang lebih aman daripada mengambil risiko.
Menjaga keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab pada diri sendiri, tapi juga bentuk kepedulian terhadap pengguna jalan lain. Jadi, pastikan untuk selalu aman berkendara terlebih saat musim hujan.
Tetap Aman dan Nyaman Beraktivitas di Musim Hujan
Buat Anda yang harus tetap beraktivitas di luar ruangan saat musim hujan, menggunakan layanan rental mobil TRAC bisa jadi pilihan yang lebih aman dan nyaman.
Hadir sebagai pioner layanan sewa kendaraan, TRAC punya berbagai jenis mobil yang bisa disewa sesuai kebutuhan. Tentu saja dengan jaminan kondisi yang prima, terawat, dan tahun muda dengan masa pakai dibawah 5 tahun.
TRAC juga menyediakan opsi rental mobil lepas kunci atau dengan pengemudi. Durasi sewanya fleksibel, bisa harian atau jangka panjang, mulai dari bulanan hingga tahunan.
Pesan rental mobil TRAC dengan mudah langsung di halaman utama website atau aplikasi TRACtoGo. Download aplikasinya di Google Playstore dan Apple Appstore.
Dapatkan referensi destinasi wisata serta informasi penawaran menarik lainnya dengan berlangganan newsletter TRAC dan follow media sosial TRAC di instagram @trac_astra, facebook TRAC-Astra Rent a Car dan twitter (X) @TRACastra.
TRAC Rental, Teman di Setiap Kilometer


