Bayangkan, saat sedang berkendara ada lampu indikator peringatan pada dasbor mobil yang tiba-tiba menyala! Yang bikin paniknya lagi, indikator itu bergambar mesin.
Indikator peringatan itu merupakan indikator mesin atau check engine yang ada pada bagian panel kontrol, atau dasbor mobil khususnya di area meter cluster. Kalau menyala, hal itu menjadi petunjuk ada masalah pada salah satu komponen di dalamnya.
Ada beberapa hal yang menyebabkan indikator check engine menyala. Tidak selalu karena kerusakan komponen, tapi juga bisa saja karena sensor di dalamnya kotor sehingga salah membaca informasi kondisi mobil.
Kalau indikator mesin menyala, jangan panik! Hal pertama yang harus dilakukan adalah segera menepi dan matikan mesin mobil untuk memeriksa kondisinya.
6 Cara Mengatasi Check Engine Menyala
1. Periksa Tutup Tangki Bensin
Salah satu penyebab indikator mesin atau check engine menyala adalah karena tutup tangki bensin yang kurang rapat. Hal ini dianggap sebagai potensi bahaya yang bisa menyebabkan kebakaran akibat penguapan bahan bakar.
Sensor pada ECU akan mendeteksinya sebagai situasi berbahaya sehingga memberi sinyal berupa lampu indikator mesin yang menyala.
2. Cek Kondisi Aki
Kalau tutup tangki bensin sudah rapat tapi lampu indikator masih menyala, lanjutkan dengan memeriksa kondisi aki.
Caranya dengan melepaskan kabel konektor negatif selama tiga detik, lalu pasang kembali. Bila lampu indikator tetap menyala, berarti penyebabnya bersumber dari komponen lain.
3. Cek Filter Udara
Komponen ini berkaitan erat dengan mass airflow sensor untuk menentukan jumlah bahan bakar yang dibutuhkan berdasarkan jumlah udara yang masuk ke dalam mesin.
Kalau filter udara kotor atau kurang tepat pemasangannya, kinerja sensor mass air flow bisa terganggu dan menyebabkan turunnya tenaga, serta membuat bahan bakar jadi lebih boros.
Segera bersihkan atau ganti filter agar pasokan udara menjadi lancar kembali. Idealnya, filter udara perlu dibersihkan tiap kelipatan 10.000 km dan diganti tiap 40.000 km.
4. Periksa Sensor Oksigen
Kalau check engine masih juga menyala, periksa sensor oksigen. Sensor ini bertugas memantau oksigen pada knalpot dan menghitung berapa banyak bahan bakar yang dikonsumsi.
Kerusakan sensor oksigen biasanya terjadi karena tertutup oli dalam waktu lama sehingga fungsinya menjadi terganggu.
Sensor oksigen yang rusak tidak hanya menyebabkan indikator mesin menyala, tapi juga membuat catalytic converter tidak dapat bekerja maksimal.
5. Cek Katalis Knalpot
Bisa juga memeriksa katalis knalpot atau catalytic converter untuk mengecek apakah ada kerusakan atau tidak. Komponen ini berfungsi mengubah karbon monoksida dan zat berbahaya lain, menjadi senyawa yang lebih ramah lingkungan.
Ciri catalytic converter rusak diantaranya adalah konsumsi bahan bakar semakin boros dan mobil terasa kurang bertenaga sekalipun pedal gas telah diinjak lebih dalam.
6. Cek Busi
Komponen terakhir yang perlu diperiksa adalah busi dan kabel. Kondisi busi yang kotor, kabel busi getas atau tidak terpasang sempurna bisa mengganggu kinerja komponen tersebut.
Akibatnya pemakaian bahan bakar menjadi lebih boros karena proses pembakaran kurang optimal. Segera bersihkan atau ganti komponen tersebut di bengkel.
Mudik Lebih Aman Bareng TRAC Teman Siap Jalan
Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan saat mendapati indikator check engine menyala. Meski ada beberapa bagian yang bisa di cek secara mandiri, namun sebagian harus dilakukan di bengkel karena memerlukan peralatan dan keahlian khusus.
Kalau perlu, segera perbaiki dan ganti komponen agar indikator check engine tidak lagi menyala di kemudian hari. Lakukan perawatan rutin agar mobil selalu dalam kondisi sehat, terlebih kalau mau digunakan untuk mudik ke luar kota.
Tapi, kalau tidak mau repot dengan segala urusan perawatan mobil, ada solusi praktis saat butuh transportasi yang aman dan nyaman buat mudik lebaran, yakni rental mobil.
Sebagai Teman Siap Jalan yang selalu bisa diandalkan, TRAC hadir dengan layanan rental mobil yang punya berbagai pilihan mobil untuk disewa, mulai dari city car, MPV, SUV hingga mobil-mobil premium.
Tersedia opsi rental mobil lepas kunci atau dengan pengemudi. Durasi sewanya fleksibel, bisa harian atau jangka panjang, mulai dari bulanan hingga tahunan. Tentu saja dengan jaminan kondisi mobil yang prima, terawat, serta tahun muda dengan masa pakai dibawah 5 tahun.
TRAC juga melengkapi asuransi komprehensif di setiap layanan, pusat bantuan 24/7, hingga layanan mobil pengganti jika mobil yang disewakan mengalami kerusakan dan butuh perbaikan lebih dari 4 jam.
Spesial lebaran 2026, mudik pakai Harga Teman dari TRAC biar lebih hemat. Ada THR (Teman Hari Raya) untuk pemesanan paket rental mobil lebaran seharga mulai dari Rp 400 ribuan per hari. Selengkapnya klik banner di bawah.
Pesan paket rental mobil lebaran TRAC dengan mudah langsung dari website atau aplikasi TRACtoGo. Download aplikasinya di Playstore dan Appstore.
Dapatkan referensi destinasi wisata serta informasi penawaran menarik lainnya dengan berlangganan newsletter TRAC dan follow media sosial TRAC di instagram @trac_astra, facebook TRAC-Astra Rent a Car dan twitter (X) @TRACastra.
TRAC Rental, Teman di Setiap Kilometer


