Keraton Kasepuhan Cirebon bukan sekadar bangunan tua bersejarah. Tapi jejak kejayaan Kesultanan Cirebon yang masih berdiri megah hingga sekarang, lengkap dengan arsitektur unik, pusaka kerajaan, hingga cerita spiritual yang masih hidup di tengah masyarakat.
Jejak Kejayaan Kesultanan di Pesisir Jawa
Bicara tentang wisata sejarah di Jawa Barat, Keraton Kasepuhan Cirebon hampir selalu masuk dalam daftar destinasi yang wajib dikunjungi.
Bukan sekadar bangunan bersejarah, keraton ini merupakan saksi perjalanan panjang Kesultanan Cirebon yang pernah berjaya sebagai pusat perdagangan dan penyebaran Islam di pesisir utara Jawa.
Berjalan di area keraton seolah membawa kita kembali ke masa lampau. Mulai dari arsitektur khas perpaduan Cina-Arab-Eropa, lokasi-lokasi sakral hingga peninggalan pusaka, semuanya menyimpan cerita yang terasa tetap hidup dan penuh makna.
Sejarah Singkat Keraton Kasepuhan Cirebon
Keraton Kasepuhan Cirebon merupakan keraton tertua di Cirebon yang didirikan sekitar tahun 1529 oleh Pangeran Mas Mochammad Arifin II, cicit dari Sunan Gunung Jati, salah satu wali songo yang menyebarkan ajaran islam di Jawa Barat.
Mengutip situs www.keratonkasepuhan.com jauh sebelum menjadi Keraton Kesepuhan, Kesultanan Cirebon dulunya memiliki keraton yang dibangun sekitar tahun 1430 M dan diberi nama Keraton Pakungwati.
Nama itu diambil dari putri Pangeran Cakrabuwana, yakni Ratu Ayu Pakungwati yang menikah dengan Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati.
Di masa awal berdirinya, Keraton Pakungwati dimanfaatkan Sunan Gunung Jati sebagai pusat pengembangan ajaran agama islam di Jawa Barat, hingga beliau wafat sekitar tahun 1568 M dan beralih menjadi Keraton Kasepuhan.
Nama “Kasepuhan” berasal dari kata sepuh yang berarti tua, menandakan kalau keraton ini adalah keraton paling awal dan paling dihormati di Cirebon.
Hingga kini, Keraton Kasepuhan masih dijaga dan dilestarikan sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi.
Ada Apa Saja di Keraton Kasepuhan Cirebon?
Saat memasuki area keraton, kamu akan langsung disambut oleh suasana kesultanan yang masih sangat terasa. Beberapa area menarik yang bisa dijelajahi antara lain:
Bangunan Utama Keraton
Bangunan utama ini memiliki desain arsitektur unik dengan sentuhan budaya Jawa, Arab, Tiongkok, dan Eropa. Detail ornamen di setiap sudutnya membuat keraton ini nampak begitu megah dan artistik.
Perpaduan itu terlihat jelas di gapura masuk halaman keraton. Di tembok-tembok gapura berbahan batu bata itu, ada hiasan berupa keramik ukir yang konon merupakan hadiah dari bangsa Cina dan Belanda.
Museum Keraton
Masuk ke dalam kompleks keraton terdapat museum yang menyimpan berbagai koleksi peninggalan kesultanan, seperti kereta kencana, senjata tradisional, lukisan, hingga benda pusaka bersejarah. Bahkan ada zirah atau jubah perang hasil rampasan tentara Portugis.
Kereta Singa Barong
Salah satu ikon paling terkenal di Keraton Kasepuhan Cirebon adalah Kereta Singa Barong yang masih tersimpan. Kereta ini memiliki bentuk unik hasil perpaduan simbol budaya Hindu, Islam, dan Tiongkok.
Kereta Singa Barong ini berupa makhluk mitologis hasil gabungan 3 hewan, yakni kepala naga (Cina), belalai gajah (India), dan sayap burung/buraq (Mesir/Islam).
3 Sumur Keramat
Masuk hingga ke area belakang Kerataon, kamu akan menjumpai satu lokasi yang didalamnya terdapat 3 sumur yang dikeramatkan, yakni Sumur Tujuh, Sumur Agung, dan Sumur Kejayaan.
Konon, ketiga sumur itu memiliki khasiat dan dipercaya bisa mengabulkan hajat. Makanya oleh pengurus keraton, keberadaan sumur masih sangat dijaga dan tidak boleh sembarang orang masuk.
Daya Tarik Keraton Kasepuhan Cirebon
Ada banyak alasan mengapa Keraton Kasepuhan Cirebon selalu menarik untuk diulik, terutama buat kamu yang tertarik dengan wisata sejarah. Berikut diantaranya:
- Punya nilai sejarah yang kuat sebagai pusat Kesultanan Cirebon
- Arsitektur unik hasil perpaduan lintas budaya
- Spot foto estetik bernuansa klasik
- Wisata edukatif untuk mengenal sejarah Islam dan budaya Nusantara
- Strategis dekat pusat kota dan wisata kuliner Cirebon
Lokasi Keraton Kasepuhan Cirebon
Keraton Kasepuhan Cirebon berada di pusat kota, lokasinya di Jalan Kasepuhan No. 43, Kesepuhan, Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Biar lebih mudah, cek rutenya.
Keraton dibuka untuk umum setiap hari mulai dari pukul 08.00 – 17.00 WIB. Tapi biar lebih nyaman, sebaiknya datang saat pagi. Selain masih cukup sepi, cuacanya juga belum terlalu terik jadi nyaman untuk menjelajah setiap sisi.
Untuk tiket masuknya tersedia harga satuan dan terusan mulai dari Rp10.000 – Rp30.000 per orang. Tapi, harga itu belum termasuk biaya guide berkisar Rp50,000-Rp130,000 tergantung banyaknya lokasi yang dikunjungi.
Jelajah Wisata Cirebon Lebih Nyaman dengan Rental Mobil TRAC
Gimana, tertarik buat napak tilas ke Keraton Kasepuhan Cirebon? Selain itu, kamu juga bisa berburu kuliner khas disana, seperti empal gentong hingga nasi jamblang. Pas jadi rekomendasi liburan keluarga saat long weekend nanti.
Biar pengalaman menjelajah Cirebon makin praktis, kamu bisa menggunakan layanan rental mobil TRAC. Dengan armada yang terawat dan pilihan yang beragam, TRAC siap jadi teman jalan yang aman dan nyaman.
Kalau kamu datang ke Cirebon naik kereta api, kamu tetap bisa menggunakan layanan rental mobil TRAC dengan memanfaatkan fitur Pick Up Now di TRACtoGo. Dengan fitur ini, kamu bisa pesan langsung buat langsung jalan. Cobain sekarang!
Pesan rental mobil TRAC secara online langsung dari website atau aplikasi TRACtoGo. Download aplikasinya di PlayStore dan AppStore.
Biar lebih hemat, jangan lewatkan promo Harga Teman dari TRAC spesial di bulan Mei 2026. Selengkapnya klik banner di bawah.
Dapatkan referensi destinasi wisata serta informasi penawaran menarik lainnya dengan berlangganan newsletter TRAC dan follow media sosial:
- Instagram: @trac_astra
- Tiktok: @trac_astra
- Facebook: TRAC-Astra Rent a Car
- Twitter (X): @TRACastra
TRAC Rental, Teman di Setiap Kilometer


