Melihat Lebih Dekat Makam Sunan Kalijaga di Demak

Travel

Melihat Lebih Dekat Makam Sunan Kalijaga di Demak

09 Januari 2026

Share

Menjelang puasa Ramadan, banyak umat muslim yang mulai mencari destinasi wisata religi Ramadan untuk menyiapkan diri secara batin menyambut bulan suci. Misalnya dengan menziarahi Makam Wali Songo di Pulau Jawa, salah satunya Sunan Kalijaga di Demak, Jawa Tengah. 

 

Tradisi ziarah jelang Ramadan memang sudah menjadi bagian penting dalam budaya Islam di Nusantara. Bukan sekedar mendoakan para wali, tetapi juga untuk mengambil hikmah, memperbaiki diri, dan membangun suasana hati yang lebih tenang.

 

Untuk memudahkan rencana ziarah ke Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu, Demak, Jawa Tengah, berikut beberapa hal penting yang perlu diketahui.

 

Sunan Kalijaga: Arif dan Dekat dengan ‘Wong Cilik’

 

Salah satu destinasi ziarah paling populer adalah Makam Sunan Kalijaga. Bernama asli Raden Sahid, Sunan Kalijaga adalah salah satu tokoh Wali Songo yang paling dikenal dalam sejarah penyebaran Islam di Nusantara.

 

Beliau terkenal karena metode dakwahnya yang halus, toleran, dan membumi. Serta, menggunakan  seni dan tradisi Jawa seperti wayang kulit, gamelan, hingga tembang  untuk mempermudah masyarakat menerima ajaran islam yang dibawanya.

 

 

 

Sunan Kalijaga juga dikenal sebagai sosok yang bijaksana, sederhana, dan dekat dengan ‘wong cilik’. Ajarannya menekankan nilai akhlak, spiritualitas, kesederhanaan, serta toleransi yang relevan sepanjang zaman.

 

Akses Menuju Makam Sunan Kalijaga

 

Lokasi makam Sunan Kalijaga berada di Jl. Raden Sahid, Desa Kadilangu atau sekitar 2 km dari pusat Kota Demak dan dekat dengan Masjid Agung Demak. Akses menuju kesana sangat mudah dijangkau, baik dari Semarang maupun kota-kota sekitar. 

 

Peziarah bisa datang dengan kendaraan pribadi atau transportasi umum. Titik koordinat dan rutenya sudah tersedia di aplikasi peta digital sehingga mudah ditemukan. Tinggal tentukan tujuan dan ikuti petunjuknya.

 

Dari Kota Semarang, misalnya, kalau melalui jalur Pantura, lanjutkan perjalanan menuju Alun-Alun Demak, lalu ke Jl. Raden Sahid sampai area makam. Opsi lain lebih cepat bisa lewat tol Semarang-Demak untuk peziarah yang datang dari arah barat maupun timur Pulau Jawa.

 

Area Ziarah Makam Sunan Kalijaga

 

Area makam yang tertata rapi dan teduh, membuat suasana ziarah terasa khidmat. Di sekitar area makam terdapat masjid, tempat wudhu, serta area istirahat yang nyaman untuk para peziarah. Area parkir juga tersedia untuk motor, mobil bahkan bus besar yang biasa membawa rombongan.

 

Selain itu, kompleks Makam Sunan Kalijaga terdiri dari beberapa bangunan penting yang sarat akan sejarah dalam perjuangan dakwahnya. Berikut diantaranya:

 

 

 

Cungkup Makam Sunan Kalijaga

 

Ini adalah bangunan utama yang menjadi pusat ziarah. Cungkup berarsitektur tradisional Jawa ini menaungi makam Sunan Kalijaga beserta beberapa keluarga dan tokoh penting.

 

Masjid Kadilangu

 

Masjid ini dipercaya berkaitan erat dengan aktivitas dakwah Sunan Kalijaga sekitar tahun 1470-an hingga 1580. Kini, masjid ini juga menjadi tempat ibadah para peziarah. Arsitekturnya menunjukan perpaduan Islam dan budaya Jawa.

 

Pendopo Kadilangu

 

Bangunan seperti joglo ini berfungsi sebagai tempat pertemuan, ruang kegiatan adat dan keagamaan, serta pelaksanaan tradisi yang masih lestari hingga kini.

 

Bangunan Paseban

 

Dulu, paseban digunakan sebagai area penerimaan tamu, berkumpul, dan berdiskusi, sekaligus menegaskan Kadilangu sebagai pusat sosial dan dakwah.

 

Gentong Bertuah

 

Gentong bertuah adalah tempayan berisi air yang berada di area kompleks makam. Konon, air gentong ini diyakini sebagai air berkah. Banyak peziarah yang menggunakannya untuk membasuh wajah dan tangan.

 

 

Tips Ziarah ke Makam Sunan Kalijaga

 

Makam Sunan Kalijaga dibuka untuk umum pada waktu tertentu, seperti Jumat Pon, Jumat Kliwon, Jumat Pahing dan saat bulan-bulan yang dipandang memiliki nilai spiritual tinggi seperti Ruwah/Sya’ban menjelang Ramadan.

 

Satu atau dua bulan jelang puasa seperti saat ini, jalan menuju makam akan sangat ramai. Jadi usahakan tiba lebih pagi agar mendapat tempat parkir lebih mudah. Saat Ramadan, kompleks makam utama biasanya ditutup sementara, tetapi area di sekitarnya tetap bisa dikunjungi.

 

 

 

Ziarah ke Makam Sunan Kalijaga Lebih Nyaman dengan Layanan TRAC

 

Ziarah ke Makam Sunan Kalijaga bisa menjadi perjalanan yang sarat makna sekaligus perjalanan sejarah dan budaya. Agar wisata ziarah terasa makin berkesan, gunakan layanan rental mobil dari TRAC yang tersedia dalam opsi rental mobil lepas kunci atau dengan pengemudi.

 

Durasi sewa rental mobil TRAC juga sangat fleksibel, bisa harian, bulanan bahkan tahunan. Rental mobil TRAC hadir dengan pilihan mobil yang beragam, terawat dan siap pakai. Bahkan mobil-mobil yang disewakan TRAC relatif masih berusia muda dengan masa pakai dibawah 5 tahun.

 

Kalau mau pergi bersama rombongan seperti keluarga besar atau komunitas juga bisa. TRAC punya layanan sewa bus pariwisata dengan kapasitas mulai dari 11 hingga 59 penumpang. Selain itu, ada juga layanan Airport Transfer untuk mempermudah mobilitas peziarah dari luar kota saat tiba atau menuju bandara.

 

Spesial Awal Tahun, Rental Mobil TRAC Diskon Rp100,000

 

Pesan beragam layanan TRAC dengan mudah melalui website atau aplikasi TRACtoGo. Download aplikasinya langsung di Google Playstore dan Apple Appstore. Jangan lupa manfaatkan promo biar lebih hemat!

 

Dapatkan referensi destinasi wisata serta informasi penawaran menarik lainnya dengan berlangganan newsletter TRAC dan follow media sosial TRAC di instagram @trac_astra, facebook TRAC-Astra Rent a Car dan twitter (X) @TRACastra.

 

TRAC Rental, Teman di Setiap Kilometer

Share

Artikel Terbaru dan Terpopuler

    Kategori Artikel

    image-dots
    image-circle-bg

    Gratis Berlangganan Newsletter

    Daftar untuk menerima artikel atau informasi terbaru langsung ke kotak masuk Anda.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

    WhatsApp