Perubahan iklim yang semakin tidak menentu membuat kondisi cuaca di berbagai daerah sulit diprediksi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi cuaca ekstrem akan terjadi hingga akhir tahun.
Hujan lebat disertai angin kencang, petir, hingga suhu panas yang mencapai level ekstrem diprediksi terjadi di beberapa wilayah. Situasi ini perlu diwaspadai terutama untuk yang sering melakukan perjalanan darat, baik kepentingan pribadi maupun pekerjaan.
Bepergian saat cuaca ekstrem tentu butuh persiapan ekstra agar tetap aman dan lancar. Kondisi jalan yang licin, jarak pandang terbatas, suhu tinggi yang membuat mesin cepat panas, hingga risiko kelelahan menjadi faktor yang harus diperhitungkan dengan matang.
Dengan langkah pencegahan yang tepat, perjalanan tetap bisa dilakukan tanpa gangguan berarti. Berikut tujuh tips perjalanan aman saat cuaca ekstrem yang bisa menjadi panduan dalam menghadapi situasi cuaca yang tidak bersahabat.
1. Cek Prakiraan Cuaca Sebelum Berangkat
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memeriksa prakiraan cuaca. Informasi ini dapat diakses melalui aplikasi resmi BMKG, situs cuaca global, atau platform digital seperti Google Weather.
Prediksi itu bisa membantu menentukan waktu berangkat yang ideal, rute perjalanan yang aman, serta perlengkapan tambahan yang perlu disiapkan. Dengan mengetahui segala potensi yang mungkin terjadi sejak awal, perencanaan perjalanan dapat dilakukan dengan lebih efisien.
2. Pastikan Kondisi Kendaraan Prima
Cuaca ekstrem memberi tekanan tambahan pada performa kendaraan. Karena itu, pemeriksaan menyeluruh perlu dilakukan sebelum berangkat, termasuk kondisi rem, ban, wiper, aki, lampu, serta sistem pendingin mesin.
Perawatan sederhana seperti memeriksa tekanan udara ban dan ketinggian air radiator dapat mencegah masalah besar di jalan.
Pastikan kendaraan yang digunakan telah menjalani perawatan rutin sesuai jadwal. Tapi, kalau tidak yakin dengan kesiapan kendaraan pribadi, menggunakan layanan rental mobil bisa menjadi alternatif yang aman.
3. Siapkan Perlengkapan Darurat
Setiap perjalanan sebaiknya disertai perlengkapan darurat untuk menghadapi situasi tidak terduga. Beberapa barang penting yang sebaiknya selalu ada di mobil antara lain kotak P3K, senter, power bank, jas hujan, payung, serta air minum.
Saat suhu panas ekstrem, perlengkapan tambahan seperti tabir surya, topi, atau semprotan air wajah juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh. Perlengkapan kecil ini mungkin terlihat sepele, tetapi sering kali jadi penolong saat kondisi berubah secara tiba-tiba di perjalanan.
4. Hindari Berkendara di Jam Rawan
Waktu tempuh sangat mempengaruhi tingkat risiko selama perjalanan. Hujan deras umumnya terjadi di sore hingga malam hari. Sementara suhu panas ekstrem biasanya mencapai puncaknya pada tengah hari.
Mengatur waktu keberangkatan di luar jam-jam tersebut dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus mengurangi potensi bahaya di jalan, apalagi untuk perjalanan jarak jauh. Perjalanan pada pagi atau menjelang sore juga lebih ideal karena kondisi lalu lintas relatif lebih stabil dan visibilitas lebih baik.
5. Jaga Jarak Aman dan Kendalikan Kecepatan
Kondisi jalan saat cuaca ekstrem sering tidak bisa diprediksi. Ketika hujan deras, permukaan jalan menjadi licin dan jarak pandang menurun. Sementara saat suhu panas tinggi, tekanan ban bisa meningkat sehingga mengurangi daya cengkeram roda.
Pastikan selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan dan menghindari akselerasi mendadak. Kecepatan yang stabil membantu untuk mengantisipasi situasi darurat dan mengurangi risiko kecelakaan.
Demi keamanan berkendara, pastikan untuk selalu mengaplikasikan safety driving dalam setiap kesempatan.
6. Gunakan Pakaian yang Tepat
Pemilihan pakaian juga berpengaruh terhadap kenyamanan selama perjalanan. Saat musim hujan, gunakan jaket tahan air, sepatu anti-selip, serta hindari menggunakan pakaian berbahan yang sulit kering.
Sementara pada cuaca panas ekstrem, sebaiknya gunakan pakaian berbahan katun yang ringan dan mampu menyerap keringat. Warna cerah lebih disarankan karena tidak menyerap panas sebanyak warna gelap.
7. Pilih Rental Mobil sebagai Solusi Aman
Cuaca ekstrem sering kali membuat kendaraan pribadi tidak siap menghadapi perubahan suhu dan kelembaban yang ekstrem. Mesin bisa mengalami overheat saat panas terik, atau mogok karena terendam banjir akibat hujan. Dalam kondisi ini, rental mobil jadi solusi paling praktis dan aman.
Mobil dari layanan rental umumnya selalu dalam kondisi prima karena mendapat perawatan rutin dari teknisi profesional. Selain itu, kendaraan yang disewa dapat dipilih sesuai kebutuhan perjalanan, baik untuk rute dalam maupun luar kota.
Rental Mobil TRAC, Teman Berkendara di Segala Cuaca
Cuaca ekstrem memang tidak bisa dikendalikan, tetapi dampaknya bisa diminimalisir dengan perencanaan dan persiapan yang matang. Pemeriksaan kendaraan, perencanaan waktu, hingga perlengkapan darurat menjadi langkah penting yang sering menentukan keselamatan di jalan.
Dalam kondisi tidak menentu seperti saat ini, berkendara aman bukan hanya soal keahlian mengemudi, tetapi juga kesiapan menghadapi risiko cuaca.
Memilih rental mobil terpercaya dapat menjadi langkah strategis untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama bepergian. Berpengalaman hampir 40 tahun di bidang transportasi, layanan rental mobil TRAC selalu siap jadi teman yang aman di setiap kilometer perjalanan.
TRAC memiliki dua pilihan layanan rental mobil yaitu rental mobil lepas kunci atau dengan pengemudi. Selain profesional, pengemudi TRAC juga berpengalaman dan selalu mengutamakan defensive driving, untuk memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman.
Pesan rental mobil TRAC bisa dengan mudah langsung dari website atau aplikasi TRACtoGo. Download aplikasinya di Playstore dan Appstore. Jangan lupa gunakan promo yang tersedia biar lebih hemat!
Informasi menarik lainnya, pastikan follow media sosial resmi TRAC di instagram @trac_astra, facebook TRAC-Astra Rent a Car serta twitter (X) @TRACastra. Serta, berlangganan newsletter TRAC melalui banner di bawah.
TRAC Rental, Teman di Setiap Kilometer


